Penghasilan Tambahan Online

04 Maret 2011

Jangan Putus Asa Karena Susah

Ada seseorang yang susah bangkit dari keterpurukan setelah di PHK.
Dia mau mencari kerja, umur sudah tidak muda lagi. Dia mau menjalankan bisnis, tetapi sudah berkali-kali mencoba tidak ada satu pun yang berhasil. bisnis yg dia jalani selalu berhenti di tengah jalan. Apa yang menjadikan dia selalu berhenti sebelum ada hasil nya?
Sederhana, karena dia terlalu akrab dengan kata susah atau sulit.
Dia berkata bahwa dia sudah berusaha, tapi ternyata sulit.
    “Ternyata susah juga untuk membangun bisnis.”
      Dan berbagai komentar lainnya yang bernada sulit.
Sehingga dia berputus asa.......

Disini Saya akan coba memberikan beberapa nasihat.? Tidak lepas dari dua kata ini:
“Susah.”dan “Sulit.”

“Saya sering mendengar cerita keberhasilan. Tapi tidak diceritakan betapa susahnya membangun bisnis.”
Dia terus berkata susah, sulit, susah, sulit, tidak mudah, dan sebagainya.
Banyak orang yang seperti ini!
Jika Anda termasuk orang yang seperti ini, saya mau bertanya.

“Memang susah. Memang tidak mudah. Memang sulit. Lalu?”

Sahabat, coba kita pikir. Jika bisnis itu mudah. Tentu banyak sekali orang yang akan berbisnis dan kaya raya. Pada kenyataanya hanya ada sebagian orang yang mau berbisnis dan bertahan di bisnis.
Karena memang, bisnis itu susah, bisnis itu sulit, dan perlu kerja keras untuk menjalankannya.
Bisnis memang hanya untuk orang yang berani, tekun, sabar, dan mau kerja keras sampai berhasil.
Sekarang, silahkan tentukan pilihan Anda. Apakah mau melewati masa-masa susah membangun bisnis atau tidak?

Jikalau Anda mempunyai kemauan, maka segeralah ambillah tindakan. Jika anda rasa susah, Anda bisa belajar. Jika anda masih tidak tahu, Anda bisa mencari tahu. Jika terlalu lama, Anda bisa bersabar.
Jika anda tidak punya modal, Anda bisa mencari modal. Jika tidak bisa mencari modal, Anda bisa belajar mencari modal.
ALLAH sudah memberikan potensi kepada Anda. Anda punya hati, Anda punya akal, dan Anda punya energi. Gunakanlah.
Memang akan selalu ada masalah yang akan anda hadapi. Tapi ALLAH sudah memberikan akal kepada kita untuk mengatasi masalah. Memang perlu kerja keras, tapi ALLAH sudah memberikan tangan dan kaki kepada kita untuk bekerja keras. ALLAH sudah memberikan sistem pencernaan yang bisa mengubah makanan menjadi energi. Apa lagi yang kurang?

Sahabat, jangan pernah berhenti karena susah. Kita sudah diberi potensi yang dahsyat oleh ALLAH untuk mengatasi kesulitan yang kita hadapi. Kesulitan memang untuk kita hadapi, untuk kita lewati, sebab kemudahan akan datang setelah kesulitan.

Hai kawan, semua orang sukses pasti pernah mengalami masa-masa susah.
Mereka juga sama menghadapi kesulitan seperti kita.
Hanya saja, mereka tidak langsung berhenti dan putus asa.
Oleh karena itu, kita pun sama, jangan berhenti karena susah.

Wasalam.....

Masa Lalu atau Masa Depan

Mungkin, Anda pernah berpikir atau mengatakan:
“Saya tidak bisa melakukannya.”
“Saya tidak mampu.”
Pernyataan ini menggambarkan suatu kondisi Anda. Pertanyaanya, kondisi kapan? Masa lalu atau masa depan?
“Oh tidak, pernyataan ini menggambarkan kondisi saya saat ini. Saya memang tidak bisa melakukannya saat ini.”

Mari kita tanyakan lagi, mengapa tidak bisa? Mengapa Anda pikir Anda tidak bisa?
“Karena kemampuan saya sekarang sebatas ini.”
Kenapa hanya sebatas ini?
“Inilah hasil belajar dan pengalaman saya selama ini.”
Hasil belajar dan pengalaman masa lalu kan?
“Iya sich.”

Jadi kondisi Anda saat ini adalah hasil dari masa lalu. Masa lalu dimulai dari detik ini ke belakang.
Lalu bagaimana dengan masa depan? Apakah Anda tidak bisa belajar lagi?
“Ya tentu, saya bisa belajar.”
Apakah Anda bisa melakukan hal baru jika belajar?
“Mungkin.”

“Mungkin” adalah starting point yang lebih baik dibanding kata “tidak bisa”. Kata “mungkin” mengandung sebuah harapan, sebaliknya kata “tidak bisa” memupus harapan.
Dulu, ada seorang kerabat saya mengatakan
“Uang dari mana untuk membiayai anak kuliah?”
Itu dulu…
Sekarang?
Anaknya kuliah!
Dulu, ayah saya berkata kepada saya:
“Sekarang memang tidak punya uang, tetapi jika Allah mengijinkan, kamu bisa menyelesaikan kuliahmu. Kekurangan uang tidak bisa menghalangi kekuasaan Allah.”


sumber : http://www.motivasi-islami.com/feed/